Tapak Kaki



Mata ku terbuka melihat sudut kamar
aku terdiam, merasakan sunyi yang mendalam
tak dapat aku rasakan lagi, kebiasaan itu
kebiasaan yang menopang hidup

Ketika Matahari terus mengikuti
semakin dekat, dan sangat dekat
maka teriknya membakar kulit ini
rasa nya .... Pecah ..

Ketika Kaki ini menuju ke gang sempit
dimana setiap dinding dari gang itu seakan memberi petunjuk
arah tujuan dan sikap menjadi bayangan
sementara gesekan sepatu butut itu terus mencari

Ransel kumal dan dekil itu seakan ikut membawa beban
tiba-tiba angin berhembus kencang dari arah selatan
membuatnya bersembunyi dari ketakutan
ketakutan yang terus membayanginya

Kini yang ada hanya sebuah tanya?
kemana jawaban itu?
apa yang aku cari?
sementara daun kering pun tak peduli
bahwa aku ..... Hancur ...!

Komentar

Postingan Populer